Skip to content Skip to footer

Setiap pribadi perlu mengalami kasih Bapa di surga secara nyata dan mengenal-Nya secara pribadi.

Setiap pribadi perlu mengalami kasih Bapa di surga secara nyata dan mengenal-Nya secara pribadi.

Cristeven Nigkersen Ministries

Cristeven Nigkersen Ministries (CNM) adalah pelayanan yang dipanggil untuk meneruskan hati Bapa di surga kepada bangsa-bangsa, menjangkau generasi yang haus akan kasih, identitas, dan pemulihan sejati. Kami percaya bahwa banyak orang yang dewasa secara lahiriah, tetapi belum pernah mengalami kasih Bapa yang sejati. Melalui pengenalan akan Bapa yang benar, CNM hadir untuk memulihkan identitas anak-anak Allah dan membangun generasi yang hidup dalam kasih, kebenaran, dan kuasa.

Cristeven Nigkersen Ministries

Cristeven Nigkersen Ministries (CNM) adalah pelayanan yang dipanggil untuk meneruskan hati Bapa di surga kepada bangsa-bangsa, menjangkau generasi yang haus akan kasih, identitas, dan pemulihan sejati. Kami percaya bahwa banyak orang yang dewasa secara lahiriah, tetapi belum pernah mengalami kasih Bapa yang sejati. Melalui pengenalan akan Bapa yang benar, CNM hadir untuk memulihkan identitas anak-anak Allah dan membangun generasi yang hidup dalam kasih, kebenaran, dan kuasa.

Ps. Cristeven

Ps. Cristeven

Ps Crist

Ps. Cristeven menerima kelahiran baru pada usia 19 tahun, sebuah titik balik rohani yang membangkitkan kerinduannya untuk mengenal dan memperkenalkan kasih Bapa di surga. Beliau menerima panggilan pelayanan setelah mengalami perjumpaan pribadi yang mendalam dengan Tuhan. Sejak masa kuliahnya di Jakarta, beliau mulai melayani dengan hati yang berkobar untuk melihat generasi dipulihkan. Ps. Cristeven merupakan lulusan dari Universitas Bina Nusantara dan Sekolah Tinggi Teologi Ikat, Indonesia.

Ps. Cristeven menikah dengan Ps. Fung, dan mereka dikaruniai tiga orang anak. Bersama istri tercinta, Ps. Cristeven bekerja dan melanjutkan pelayanan di Amerika Serikat pada tahun 2000. Bagi mereka, keluarga adalah pelayanan pertama dan utama sebelum mimbar. Setelah itu, mereka kembali ke Indonesia pada tahun 2008 untuk meneruskan visi Bapa.

Dalam perjalanan hidupnya, beliau menyadari bahwa banyak orang hidup tanpa arah dan identitas karena tidak pernah mengenal kasih sejati dari Bapa di surga. Ps. Cristeven dipanggil untuk meneruskan hati Bapa kepada bangsa-bangsa agar mereka kembali pada identitas sejati sebagai anak-anak Allah. Beliau percaya bahwa pengenalan akan Bapa yang benar dan pemulihan identitas sebagai anak adalah fondasi bagi kesembuhan jiwa, pertumbuhan rohani, dan penggenapan panggilan setiap orang percaya melalui gereja-Nya.

Lebih dari sekadar pengajar atau pengkhotbah, Ps. Cristeven dikenal sebagai seorang bapa rohani. Beliau memiliki hati untuk menemani, mendidik, dan menumbuhkan setiap orang agar hidup dalam kekudusan serta kedewasaan rohani. Beliau mendirikan Refathering Nations Community Church (RNCC), sebuah gereja yang berfokus membapai generasi untuk mengenal kasih Bapa dan mendewasakan mereka di dalam komunitas. Selain itu, Ps. Cristeven juga aktif melakukan penginjilan melalui media digital yang telah menjangkau jutaan penonton.

Ps. Cristeven menerima kelahiran baru pada usia 19 tahun, sebuah titik balik rohani yang membangkitkan kerinduannya untuk mengenal dan memperkenalkan kasih Bapa di surga. Beliau menerima panggilan pelayanan setelah mengalami perjumpaan pribadi yang mendalam dengan Tuhan. Sejak masa kuliahnya di Jakarta, beliau mulai melayani dengan hati yang berkobar untuk melihat generasi dipulihkan. Ps. Cristeven merupakan lulusan dari Universitas Bina Nusantara dan Sekolah Tinggi Teologi Ikat, Indonesia.

Ps. Cristeven menikah dengan Ps. Fung, dan mereka dikaruniai tiga orang anak. Bersama istri tercinta, Ps. Cristeven bekerja dan melanjutkan pelayanan di Amerika Serikat pada tahun 2000. Bagi mereka, keluarga adalah pelayanan pertama dan utama sebelum mimbar. Setelah itu, mereka kembali ke Indonesia pada tahun 2008 untuk meneruskan visi Bapa.

Dalam perjalanan hidupnya, beliau menyadari bahwa banyak orang hidup tanpa arah dan identitas karena tidak pernah mengenal kasih sejati dari Bapa di surga. Ps. Cristeven dipanggil untuk meneruskan hati Bapa kepada bangsa-bangsa agar mereka kembali pada identitas sejati sebagai anak-anak Allah. Beliau percaya bahwa pengenalan akan Bapa yang benar dan pemulihan identitas sebagai anak adalah fondasi bagi kesembuhan jiwa, pertumbuhan rohani, dan penggenapan panggilan setiap orang percaya melalui gereja-Nya.

Lebih dari sekadar pengajar atau pengkhotbah, Ps. Cristeven dikenal sebagai seorang bapa rohani. Beliau memiliki hati untuk menemani, mendidik, dan menumbuhkan setiap orang agar hidup dalam kekudusan serta kedewasaan rohani. Beliau mendirikan Refathering Nations Community Church (RNCC), sebuah gereja yang berfokus membapai generasi untuk mengenal kasih Bapa dan mendewasakan mereka di dalam komunitas. Selain itu, Ps. Cristeven juga aktif melakukan penginjilan melalui media digital yang telah menjangkau jutaan penonton.

Why Refathering

Why Refathering

kak crist ci fung cover me
Berdasarkan apa saya mengenal Bapa di surga selama ini?

Banyak orang tumbuh dewasa secara jasmani, tetapi tetap menjadi "fatherless"—tidak pernah benar-benar mengenal hati Bapa. Mereka tumbuh tanpa kasih yang sejati, tanpa identitas sebagai anak Allah, serta tanpa arah dan tujuan hidup yang jelas. Namun, hati Bapa di surga adalah kamu. Dia rindu agar kita tidak hanya mengenal-Nya sebagai Tuhan, tetapi juga sebagai Bapa.

Di tengah dunia yang penuh dengan pencarian identitas dan kasih sejati, Cristeven Nigkersen Ministries (CNM) hadir untuk satu tujuan: meneruskan hati Bapa di surga kepada setiap pribadi dan bangsa. Kami percaya bahwa Bapa di surga tidak jauh dan asing. Ia mengasihi. Ia rindu. Ia menerima..

Fatherless bukan hanya tentang ketiadaan ayah secara fisik. Banyak orang memiliki ayah secara lahiriah, tetapi tidak pernah mengalami kehadiran dan kasih seorang bapa secara rohani maupun emosional. Fatherless adalah kondisi hati yang merasa tidak dimiliki, tidak dicintai, tidak dihargai, serta tidak memiliki arah dan identitas. Ini adalah kondisi rohani yang sangat nyata—dan sangat umum.

Berdasarkan apa saya mengenal Bapa di surga selama ini?

Banyak orang tumbuh dewasa secara jasmani, tetapi tetap menjadi "fatherless"—tidak pernah benar-benar mengenal hati Bapa. Mereka tumbuh tanpa kasih yang sejati, tanpa identitas sebagai anak Allah, serta tanpa arah dan tujuan hidup yang jelas. Namun, hati Bapa di surga adalah kamu. Dia rindu agar kita tidak hanya mengenal-Nya sebagai Tuhan, tetapi juga sebagai Bapa.

Di tengah dunia yang penuh dengan pencarian identitas dan kasih sejati, Cristeven Nigkersen Ministries (CNM) hadir untuk satu tujuan: meneruskan hati Bapa di surga kepada setiap pribadi dan bangsa. Kami percaya bahwa Bapa di surga tidak jauh dan asing. Ia mengasihi. Ia rindu. Ia menerima..

Fatherless bukan hanya tentang ketiadaan ayah secara fisik. Banyak orang memiliki ayah secara lahiriah, tetapi tidak pernah mengalami kehadiran dan kasih seorang bapa secara rohani maupun emosional. Fatherless adalah kondisi hati yang merasa tidak dimiliki, tidak dicintai, tidak dihargai, serta tidak memiliki arah dan identitas. Ini adalah kondisi rohani yang sangat nyata—dan sangat umum.

Apa Dampak Fatherlessness?

Banyak orang menjadi dewasa secara usia, tetapi masih terluka secara batin dan tetap menjadi anak-anak dalam iman. Fatherlessness menghasilkan:
– krisis identitas (tidak tahu siapa dirinya di hadapan Tuhan);
– luka batin (akibat penolakan, pengabaian, atau kekerasan emosional);
– pemberontakan (karena tidak pernah merasa dipahami dan diterima);
– pelarian dosa (seks bebas, kecanduan, kesuksesan semu, dll.); dan
– hubungan yang rusak (tidak bisa memercayai orang lain, apalagi Bapa di surga).

Kenapa Saya Perlu Dibapai Ulang?

Karena Bapa di surga mau memulihkan dan mengembalikan setiap anak-Nya kepada maksud dan tujuan penciptaan semula (Kej. 1:28). Dibapai ulang berarti mengenal Bapa yang benar serta menerima kembali identitas sebagai anak, kasih, dan penerimaan dari Bapa di surga. Ini bukan tentang agama. Ini tentang pemulihan hubungan. Hanya di dalam pengenalan yang benar, seorang anak dapat bertumbuh dengan baik dan dewasa secara rohani.

Apa Dampak Fatherlessness?

Banyak orang menjadi dewasa secara usia, tetapi masih terluka secara batin dan tetap menjadi anak-anak dalam iman. Fatherlessness menghasilkan:
– krisis identitas (tidak tahu siapa dirinya di hadapan Tuhan);
– luka batin (akibat penolakan, pengabaian, atau kekerasan emosional);
– pemberontakan (karena tidak pernah merasa dipahami dan diterima);
– pelarian dosa (seks bebas, kecanduan, kesuksesan semu, dll.); dan
– hubungan yang rusak (tidak bisa memercayai orang lain, apalagi Bapa di surga).

Kenapa Saya Perlu Dibapai Ulang?

Karena Bapa di surga mau memulihkan dan mengembalikan setiap anak-Nya kepada maksud dan tujuan penciptaan semula (Kej. 1:28). Dibapai ulang berarti mengenal Bapa yang benar serta menerima kembali identitas sebagai anak, kasih, dan penerimaan dari Bapa di surga. Ini bukan tentang agama. Ini tentang pemulihan hubungan. Hanya di dalam pengenalan yang benar, seorang anak dapat bertumbuh dengan baik dan dewasa secara rohani.

Featured Content

Refathered And No Longer Fatherless | Dipulihkan Melalui Refathering
Bagaimana Keluar Dari Jerat Hutang
Tidak Kekurangan Apapun | Lack Of Nothing
[Devotion] The Word That Takes You There | Firman Yang Membawamu Ke Seberang
Journey Of The Unbreakable | 13 Years Of Spiritual Journey Ps Cristeven

Featured Content

Refathered And No Longer Fatherless | Dipulihkan Melalui Refathering
Bagaimana Keluar Dari Jerat Hutang
Tidak Kekurangan Apapun | Lack Of Nothing
[Devotion] The Word That Takes You There | Firman Yang Membawamu Ke Seberang
Journey Of The Unbreakable | 13 Years Of Spiritual Journey Ps Cristeven