
Kekhawatiran bukanlah suatu respon manusia yang wajar, melainkan sebuah senjata yang digunakan iblis untuk mengintimidasi dan mengalihkan fokusmu dari Tuhan. Musuh tidak menyerang secara langsung, melainkan membisikkan pertanyaan menjebak seperti, “Bagaimana kalau…?” untuk mendistraksi fokusmu supaya janjiNya tidak genap.
Pakai otoritasmu sebagai anak Allah untuk menolak dan melepaskan segala kekhawatiran. Berdoa dengan ucapan syukur sebagai pribadi yang telah menerima segala sesuatu yang Kristus selesaikan.
Filipi 4:6 TB
[6] Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Sudahkah engkau memakai otoritasmu hari ini untuk membuang kekhawatiran dan memegang janji-Nya yang sempurna?
